KIM ber-merk Pinang City Walk, Hiburan atau Perjudian ?

Keterangan photo : karyawan KIM menghampiri pemenang tadi lalu menyerahkan kertas kepada pemandu acara. (M/duk70)

Tanjungpinang | BENEWS – Jalan Teuku Umar Kota Tanjungpinang akhir-akhir ini terlihat selalu ramai, sebuah tempat atau lokasi permainan yang lazim disebut KIM, ber-merk Pinang City Walk, dengan oprandi tebak lagu menjadi tempat favorit menghabiskan waktu, bahkan uang.

Jejeran sepeda motor memenuhi halaman parkir lokasi . (Photo : Mi Napit)

Kamis (28/6), sekira pukul 10 malam, BENEWS menyaksika warga pecandu hiburan ini, datang berbondong-bondong, diperkirakan mencapai seratusan orang pengunjung.

Seorang penyanyi diatas panggung menyanyikan lagu diiringi oleh alat musik Keyboard. Sambil bernyanyi, sibiduan mengeluarkan angka demi angka dari dalam wadah berbentuk bulat.

Angka demi angka dikuarkan dari wadah tadi, dan diletakkan diatas dimeja lalu digeser dan disusun beraturan sesuai urutan nomor lagu yang berhasil didapat oleh penyanyi atau pemandu acara.

Kemudian dua orang pengunjung berteriak sambil angkat tangan melambaikan kertas, ternyata pertanda berhasil menebak lagu. Lagu dan musik berhenti, dan tampak dua orang karyawan KIM menghampiri pemenang tadi lalu menyerahkan kertas kepada pemandu acara.

Dibawah sorotan kamera/infokus, terlihat dilayar dan disesuaikan dengan kertas tebakan pemenang dengan semua angka yang telah keluar sebelumnya.Artinya, semuą aktifitas berkaitan dengan nomor yang keluar jelas terlihat dilayar yang tersedia.

Sambil menunggu putaran lagu berikutnya, terlihat puluhan orang karyawati disana mendatangi para pengunjung. Mereka tampak menawarkan kertas undian tebak lagu dari meja tempat duduk yang satu ke meja yang lain.

“Satu kertas kupon undian ini seharga Rp. 10 ribu. Saya beli sekali dua lembar bang kadang juga tiga”, kata seorang pemain yang berada disana.

Ucapan berbeda juga dikatakan seorang pemain lain. Didampingi istrinya yang getol bermain ia mengatakan jika mereka sering menghabiskan waktu bermain KIM di tempat itu.

“Bisa juga habis uang 200 ribu bahkan 300 ribu rupiah sekali main. Lama lama terasa juga habisnya’, kata permata sipit itu yang juga di iyakan oleh istrinya.

Dimeja berbeda seorang pemain mangaku jika ia lebih banyak kalah dari pada menangnya. “Tetap saja banyak kalahnya nang mana ada menangnya,” katanya.

Hasil pantauan media ini jika permainan KIM ini bisa beronzet puluhan juta rupiah dalam satu malam. Sebab yang menggandrungi mencaoau ratusan orang, yang kadang bermain hingga lewat tengah malam.

Benar permainan KIM ini hanya sebatas hiburan sepeti per- izinan yang dikeluarkan oleh instansi tekait dari jajaran pemerintah Kota Tanjungpinang dan sudah sejauh apa pengawasan mereka?

Selain pihak pemerintah setempat jajaran kepolisian juga diharapkan bertindak jika memang ditemuian ada unsur perjudian disana.

“Jika katanya KIM itu jadi arena perjudian dengan bertamengkan hiburan harus segera ditindak tidak boleh ada pembiaran dari pihak kepolisian,’ kata seorang warga yang ditemui secara terpisah.

Lebih lanjut, jika melihat operandi permainan dilokasi KIM ICW ini diduga kuat ada unsur judinya. Sebab sesuai keterangan warga yang sampai kalah 200 bahkan 300 ribu rupiah sekali main, yang kerap bermain hingga menjelang subuh.

Instansi yang mengelurkan izin maupun Kapolres Kota Tanjungpinang masih berusaha untuk dikonfirmasi mengenai ada atau tidak unsur perjudian ditempat hiburan KIM ICW dimaksud. (M/duk70).